Text
Tuhan menyapa kita
Tulisan yang termuat dalam karya ini adalah salah satu keprihatinan dari seorang warga negara yang sudah berusia di atas 80 tahun seperti saya. Buku ini ingin membangun optimisme ditengah lautan penderitaan rakyat kecil yang belum beruntung, dengan catatan Ellyte politik bangsa ini jangan terus berkubang dalam lumpur dosa dan dusta. Di berbagai kesempatan saya sering mengatakan bahwa yang lumpuh adalah hati nurani dan akal sehat. Tidak ada jalan lain yang terbuka, jika kita benar benar ingin bangkit secara Authentic, kecuali dengan menghidupkan kembali ke pekan hati nurani ya salah satu bentuk nya adalah penegakan hukum secara tegas, adil, tetapi tetap dalam koridor kearifan. Borok bangsa sudah terlalu parah. Oleh sebab itu, apapun yang bisa kita perbuat harus kita lakukan, tidak boleh diam, sekalipun tampaknya kecil. Buku sederhana ini adalah salah satu bentuk dari pilihan hidup tidak mau diam itu. Saya masih percaya orang baik dalam masyarakat Indonesia masih banyak. Inilah yang memberi harapan bagi kemungkinan untuk bangkit itu. Kita jangan sampai kehilangan keberanian berterusterang kepada bangsa ini, asal disampaikan dengan Santun, jujur, dan terbuka.
Tidak tersedia versi lain